Mencari sosok kepemimpinan yang ideal
Oleh : Phobi Kevin (Ketua FKSI MPS 2008/2009)

Rasulullah pernah bersabda yang isinya menyatakan bahwa
Setiap manusia itu adalah pemimpin, minimal ia menjadi
Pemimpin bagi dirinya sendiri dan setiap kepemimpinan itu
Akan dimintai pertanggung jawabannya…!!
Benar, sejauh ini kita tidak sadar, benar – benar tidak menyadari apa yang telah lakukan pada diri kita dan orang lain, sejauh mana akibat baik dari perbuatan kita baik pada diri sendiri maupun bagi orang lain. Banyak maksiat tersembunyi maupun terang – terangan yang telah kita lakukan, ternyata sekecil apapun perbuatan maksiat yang telah kita lakukan akan dimintai pertanggungjawabannya sesuai dengan hadits Rasulullah di atas.
Kembali kepada konteks da’wah yang telah kita rintis dan jalani bersama ini ternyata masih saja kita dapati kesulitan dalam mencari sosok pemimpin yang ideal. Ideal bukanlah berarti ia tidak pernah bermaksiat sekali pun atau seseorang yang menyerupai pola hidup Rasul secara sempurna, karena rasanya hal itu mustahil akan kita temui. Tetapi setidaknya kita masih boleh berharap untuk menemukannya kelak. Sekarang sudah saatnya kita akan memilih pemimpin yang bisa membawa lembaga da’wah ini semakin terdepan dan semakin dahsyat gebrakannya. Oleh karena tuntutan itulah kita mesti mengetahui dulu seperti apa pemimpin ideal yang kita cari itu.
Pada paragraf ini saya akan mencoba menjabarkan beberapa kriteria yang sangat kita butuhkan untuk memimpin FKSI MPS untuk tahun 2009-2010 mendatang. Memang saya akui hal ini bukanlah suatu yang baku, akan tetapi ini merupakan sebuah representatif dari keadaan dan kebutuhan kita akan kepemimpinan itu.
- ta’at, hendaklah pemimpin yang akan kita pilih lebih mengutamakan kepentingan Agama dari pada dirinya sendiri. Mementingkan apapun yang disyari’atkan Allah dari pada nafsu dirinya. “Barang siapa yang menolong Agama Allah, maka Allah akan meneguhkan kedudukannya dimuka bumi ini”
- sabar, jalan da’wah ini sangat panjang dan pahit jika dilalui, oleh karena itu sabar menjadi point utama kita, karena dalam da’wah kita hari ini tantangan terbesarnya bukanlah dari segi pencarian dana atau mad’unya, akan tetapi tantangan kita yang terbesar hari ini adalah bagaimana caranya menghancurkan ego yang ada pada diri kita. Sesungguhnya Allah bersama orang – orang yang sabar. Bahkan sabar lebih utama daripada sholat. Dan mintalah pertolongan Allah dengan sabar dan sholat.
- azzam yang membaja, karena kita hari ini sedang dihadapi dengan yang namanya kurangnya jundi, sedikit yang datang rapat, kekurangan SDM, sedikit yang istiqomah, medan da’wah yang jauh dan menghabiskan banyak uang dan tenaga. Oleh karena itu, pemimpin kita kedepannya adalah orang yang benar – benar komitment yang membaja untuk serius dan lebih fokus perhatiannya pada da’wah kampung ini.
- berukhuwah dengan baik. Harapannya adalah ketua nanti mampu membendung ego dirinya, itsar (mementingkan saudara lebih dari diri sendiri).
Semoga kita mendapati pemimpin yang demikian di FKSI MPS. Amiin.